Informasi Berita Terkini dan Terbaru

Blog mengenai informasi kesehatan, pendidikan, teknologi, bisnis dan umum

Community Network, Wadah Berkumpulnya UKM

Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) sekarang tak perlu repot dalam menyiapkan sejumlah fasilitas berhubungan usahanya, seperti ruang kantor. Pasalnya, SMESCO Community Network (SCN) hadir untuk memberikan layanan hal yang demikian. "Kita (SCN) ini ialah wadah atau suatu daerah untuk menghasilkan kelompok sosial para UKM di Indonesia," ujar Ontoseno Kartorejo, Direktur Penjualan dan Pemasaran SCN. Tujuannya, lanjut ia, untuk meningkatkan kesejahteraan para pengusaha dengan sistem memberikan fasilitas kantor yang representatif sampai membangun jaringan. Fasilitas kantor yang diberi terhadap pengusaha member SCN cukup banyak.

Baca juga : https://servio.co.id/sewa-kantor-murah-jakarta-selatan/

Mulai dari domisili, resepsionis, bantuan administrasi, termasuk pengaplikasian sebagian ruang. "Work station dilengkapi dengan komputer dan telepon," tambah ia. Kecuali menyediakan daerah untuk kantor, yang disebut dengan virtual office plus, bagi para pelaku UKM, SCN juga memberikan peluang bagi pengusaha untuk mencontoh aktivitas bisnis matching, market ulasan, dan one on one session dengan para pembeli (buyer). Seminar dan pelatihan berhubungan pengembangan keahlian sampai produksi juga akan diberi terhadap para member dari wadah yang baru saja berdiri pada April 2011. Pelatihan ini lazimnya dikerjakan dua kali dalam sebulan. Terakhir kami bikin seminar itu untuk business development berprofesi sama dengan ActionCoach," ucap Ontoseno.

200 member Sekarang SCN sudah beranggotakan lebih dari 80 UKM, yang beberapa besar, atau sekitar 85 persen, bertempat tinggal di Jabodetabek. Sisanya berasal dari Sukabumi, Bandung, dan Yogyakarta. Menurut klasifikasi usaha, sebanyak 60 persen ialah UKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan. "Kemudian, sekitar 20 persen itu furnitur. Sisanya campur antara aksesoris, food product, dan konsultan," ucap ia. Sampai akhir tahun ini, SCN malah menargetkan akan menambah keanggotaan menjadi 200 member. Dia menceritakan, jumlah hal yang demikian berubah dari sasaran sebelumnya. Salah satu penyebabnya, jelas ia, usaha yang belum optimal.

Di mana dalam mencari member, SCN memakai taktik jemput bola lewat telemarketing. Kini, taktik malah semakin dikembang dalam mencari tambahan member, seperti lewat media. Akibatnya, kini ini, ada 30 UKM yang sedang dalam cara kerja untuk menjadi member. Untuk pertama kali, member malah berjumpa buyer asing "Ini salah satu konsep yang kita jalankan untuk memenuhi komitmen kita. Komitmen kita kan untuk mengoptimalkan usaha," ujar Ontoseno kepada aktivitas business matching antara anggotanya dengan pengusaha asal Kolombia, yang berlangsung Kamis petang.

Berdasarkan ia, KBRI Bogota sudah mengirimkan keperluan dari para pengusaha yang terdiri dari 11 orang seperti apa, contohnya produk yang dicari. Kemudian, SCN menyediakan anggotanya layak dengan karakteristik usaha yang dipinta. Pun, usaha yang tak dipinta malah diajak ikut serta dalam aktivitas itu. Dengan seperti itu ada sekitar 30 pengusaha lokal yang mengerjakan perundingan sampai kemungkinan untuk membikin kesepakatan.


Kunjungi Juga : https://servio.co.id/virtual-office-jakarta-selatan-murah/


  • Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Community Network, Wadah Berkumpulnya UKM
      Komentar(0)